Purwokerto, Minggu, 22 Juni 2025 pukul 08.00 WIB, bersamaan dengan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, sebanyak 62 anak-anak akan menerima Komuni Pertama. Misa dipimpin oleh RD Martinus Ngarlan, dan didampingi oleh Diakon Yonas Bastian. Anak-anak itu dengan semangat menerima Tubuh dan Darah Kristus setelah beberapa bulan mengikuti pembelajaran bersama para Katekis.
Dalam homilinya, pertama-tama Romo bertanya tentang kesiapan anak-anak untuk menerima Komuni Pertama, kemudian anak-anak menjawab “sudah” dengan penuh semangat. Romo mengajak anak-anak dan umat untuk mengingat tentang peristiwa agung yaitu Ekaristi. Ekaristi merupakan sumber dan puncak kehidupan kita, maka semua kegiatan, devosi, kerasulan, dan sakramen-sakramen gereja mengarah pada Ekaristi. Ekaristi adalah kekhasan Geraja Katolik, ada 2 hal mendasarinya yaitu : Dalam Ekaristi, roti dan anggur dirubah hakikatnya menjadi Tubuh dan Darah Kristus sendiri dan Ekaristi menghadirkan kembali peristiwa pengorbanan Kristus 2000 tahun yang lalu di puncak Golgota.










Pada akhir homilinya, Romo mengajak kita untuk merenungkan kembali ketika kita menyambut Tubuh dan Darah Kristus, kita menerima Tuhan sendiri, kita harus menaruh hormat dan bakti ketika menerima Tubuh dan Darah Kristus. Dan Ekaristi merupakan pemberian diri Tuhan, dalam bacaan Injil disebutkan bahwa “Kamu harus memberi mereka makan!”. Setelah Ekaristi diharapkan kita mesti hidup bermurah hati dan mau berbagi terhadap orang lain.
Semoga para penerima Komuni Pertama semakin memahami liturgi dan makna serta nilai-nilai luhur Sakramen Ekaristi. Proficiat!
Kontributor : Komsos








