Pesan Paus Leo XIV untuk Hari Perdamaian Sedunia ke-59
Pesan Paus Leo XIV untuk Hari Perdamaian Sedunia ke-59
“Damai sejahtera bagi kamu semua”, Menuju damai tanpa senjata dan yang melucuti senjata “Damai Sejahtera bagi kamu!”. Salam yang sangat kuno ini—yang hingga kini masih digunakan setiap hari dalam banyak budaya—pada malam Paskah kembali dipenuhi daya hidup baru dari bibir Yesus yang bangkit. “Damai sejahtera bagi kamu” (Yoh. 20:19.21) adalah Sabda-Nya yang tidak hanya mengucapkan harapan, tetapi mewujudkan perubahan yang menentukan dalam diri siapa pun yang menerimanya, dan dengan demikian dalam seluruh realitas. Karena itu para penerus Para Rasul setiap hari dan di seluruh dunia menyuarakan revolusi yang paling senyap: “Damai sejahtera bagimu!”. Sejak malam terpilihnya saya sebagai Uskup Roma, saya […]
Pesan Paus Leo XIV untuk Hari Orang Sakit Sedunia ke-34
Pesan Paus Leo XIV untuk Hari Orang Sakit Sedunia ke-34
Belarasa Orang Samaria: Mengasihi dengan Menanggung Derita Orang Lain Saudara-saudari terkasih, Hari Orang Sakit Sedunia yang ke-34 akan dirayakan dengan khidmat khusyuk di Chiclayo, Peru, pada tanggal 11 Februari 2026. Pada kesempatan ini, saya menawarkan agar kita merefleksikan kembali sosok belarasa orang Samaria, sebab ia selalu relevan dan penting untuk menemukan kembali keindahan kasih dan dimensi sosial dari belas kasih, untuk semakin memberikan perhatian kepada mereka yang membutuhkan dan yang menderita, khususnya mereka yang sakit. Kita semua pernah mendengar dan membaca kisah mengharukan dalam Injil Lukas ini (lih. Luk.10:25–37). Di sini, kepada seorang ahli Taurat yang mempertanyakan kepada-Nya tentang siapa […]
Santa Anna, menurut tradisi Katolik, adalah ibu dari Bunda Maria, yang merupakan ibu dari Yesus Kristus. Di dalam buku-buku yang digunakan orang-orang Kristen pada abad ke-2, nama Santa Anna sudah terkenal. Menurut tradisi dalam perkawinannya dengan Santo Yoakhim, awalnya mereka tidak kunjung memiliki anak. Mereka terus berdoa kepada Tuhan supaya bisa memiliki anak. Santa Anna berjanji jikalau mereka mendapatkan anak, maka anak itu akan dipersembahkan pada Tuhan.
Akhirnya Tuhan menjawab keinginan Santa Anna dan suaminya, sehingga mereka mendapat anak yang diberi nama Maria. Kelak Maria akan mengandung Yesus Kristus.
Santa Anna dan Santo Yoakhim hidup di Palestina. Mengenai bagaimana kehidupan keseharian mereka, tidak diketahui dengan pasti. Santa Anna dihormati sebagai pelindung kaum ibu. (Sumber : https://id.wikipedia.org/)